Apa yang diucapkan kebanyakan orang ketika mengucapkan selamat ulang tahun sebagai bentuk bentuk doanya? Pasti “selamat ulang tahun semoga panjang umur”. Benar. Tidak dipungkuri bahwa setiap orang menginginkan umur yang panjang. Umur yang panjang bisa diperoleh manusia karena jasmani yang sehat. Penyakit pun jarang mampir ditubuh. Apalagi penyakit yang sifatnya mematikan.
Kematian adalah hal yang sangat ditakuti oleh orang. Banyak alasan mengapa manusia takut mati. Mungkin karena belum siap diadili oleh Yang Maha Mencipkatan, mungkin juga karena masih ingin menikmati hidup di dunia. Apapun alasannya tidak ada yang salah. Maka berbagai upaya dikakukan orang untuk memerpanjang umur, alias menunda kematian.
Nah, ingin tau rahasia hidup sampai seratus tahun? Umur manusia memang ditentukan oleh Tuhan. Namun, menurut riset terbaru dari Denmark, mereka yang lahir setelah tahun 2000 punya kesempatanuntuk hidup sampai seratus tahun. Untuk Anda yang lahir sebelum tahun 2000, jangan putus asa karena sebenarnya kita juga bisa menambahkan panjang usia harapan hidup.
Genetik dan kemujuran memang berperan besar dalam panjang pendeknya usia seseorang. Namun, kedua faktor itu tidak bisa dikontrol. "Padahal, masih ada banyak faktor lain yang bisa kita kendalikan. Kuncinya adalah dengan melakukan hidup sehat," kata Walter Bortz II dari Stanford University. Misalnya saja mengurangi stres akan menambah usia hingga enam tahun atau terbiasa mengasup sayuran dan buah akan menambah usia lima tahun, dan masih banyak lagi.
Bertambahnya usia memang tidak bisa dihindari. Namun, menurunnya kesehatan bukannya tak bisa dihindari. Wujudkan cita-cita menunda kematian dengan hidup sehat sampai usia lanjut. Inilah tujuh tipsnya:
1. Liburan berkala
Salah satu cara untuk terlihat lebih muda dari usia sebenarnya adalah dengan menyempatkan diri untuk berlibur. Kegiatan ini akan membuat tubuh dan pikiran Anda lebih rileks sehingga efek buruk stres tidak terjadi. Membiarkan ketegangan berkepanjangan sama saja dengan meletakkan jari Anda pada tombol "maju" pada remote control biologis Anda.
2. Cukup tidur
Tahukah Anda, kurang tidur akan menyebabkan kesempatan sel-sel tubuh untuk memperbaiki diri berkurang. Aturlah waktu tidur 6-7 jam setiap malam. Kebiasaan ini konon akan menambah usia Anda dua tahun lebih panjang.
3. Buah dan sayur segar
Penelitian yang dilakukan di beberapa tempat yang populasi penduduknya berumur panjang dan dalam keadaan sehat, seperti di Okinawa (Jepang) atau daerah Hunza (Pakistan), menunjukkan bahwa mereka rutin mengonsumsi buah dan sayuran segar. Mereka juga membatasi konsumsi lemak, gula, dan garam.
4. Olahraga
Nasihat ini memang klise, tetapi harus diakui bahwa olahraga terbukti membuat tubuh lebih bugar dan sehat. Mereka yang terbiasa berolahraga sejak muda akan hidup sampai lanjut usia dengan energi dan gairah hidup luar biasa.
5. Miliki hobi
Pertajam otak Anda dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan. Beberapa jenis permainan juga terbukti akan mengasah otak. Misalnya bermain catur atau bermain video games Tetris. Penelitian yang dilakukan di Meksiko menunjukkan bahwa bermain Tetris 30 menit setiap hari akan menunda kerusakan otak.
6. Berbuat baik
Berbuat baik janganlah ditunda-tunda. Sebuah penelitian menunjukkan, mereka yang punya kebiasaan berbuat baik kepada sesamanya kebanyakan bisa mencapai usia lebih dari 80 tahun. Penelitian lain menunjukkan, kegiatan sosial akan menyeimbangkan kesehatan fisik dan jiwa.
7. Lebih banyak bergembira
Bergembira lah dan hidup lebih lama! Satu kajian atas lebih dari 160 studi mengenai hubungan antara kondisi positif otak dan seluruh kondisi kesehatan dan umur panjang telah menemukan "bukti jelas dan mendesak" bahwa orang yang lebih gembira menikmati kesehatan yang lebih baik dan hidup lebih lama. Nyatanya, bukti yang mengaitkan penampilan bergairah dan kenikmatan hidup dengan kesehatan lebih baik dan umur lebih panjang ternyata lebih kuat bahkan dibandingkan dengan kaitan kegemukan dengan berkurangnya usia, demikian isi kajian Applied Psychology: Health and Well-Being. Kajian tersebut meneliti delapan jenis berbeda studi jangka panjang dan percobaan pada populasi hewan serta manusia. Misalnya, 5.000 mahasiswa yang diteliti selama lebih dari 40 tahun membuktikan kebanyakan mahasiswa yang pesismistis cenderung meninggal dalam usia lebih muda. Menjalani hidup dengan selalu optimis sejalan lurus dengan pikiran yang selalu positif dan hati yang selalu bergembira.
Sebelum dan setelah membaca tujuh tips menunda kematian tadi, saya yakin Anda masih tidak menginginkan kematian segera menghampiri Anda. Maka, jangan Anda tunda hal yang paling mudah dilakukan dari sekian tips tersebut. Lakukanlah, dan kematian akan menunda kehadirannya pada diri Anda.